Didiklah Anakmu dengan Kasih Sayang

Anak-anak merupakan titipan ilahi yang harus selalu diawasi perkembangan dan diarahkan perilakunya karena setiap orang tua pastilah ingin mendapatkan anak yang baik, sholeh atau sholehah. Jika dalam cara didiknya salah maka yang akan didapat bukanlah anak seperti yang didambakan, malahan sebaliknya dengan pola asuh dan cara mendidik yang salah maka anak akan jauh dari sebutan anak baik, sholeh atau sholehah.


Berikut beberapa tips motivasi yang bisa berguna bagi orang tua untuk mendidik anak.
  • Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena pengalihan adalah cara yang efektif untuk anak.
  • Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa...”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa...”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
  • Jika engkau berada dihadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
  • Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
  • Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
  • Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
  • Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.
Tausyiah pagi dr Ustdz Farid Ahmad

Dialog Guru dan Syeikh tentang Rokok

Dialog dibawah ini merupakan dialog yang terjadi antara Syeikh dan Guru tentang rokok. Si guru beranggapan bahwa rokok itu mubah sedangkan Syeikh berasumsi sebaliknya. Berikut dialog antara Syeikh dan Guru tentang rokok, mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari dialog dibawah dan menyebarkan kisah ini kepada para perokok aktif.


Guru: “Syeikh, menurut saya rokok itu tidak haram.”

Syeikh: “Kenapa?

Guru: “Tak ada dalilnya. Saya ingin tahu, satu ayat saja yang menyebutkan ‘diharamkan atas kalian rokok’.”

Syeikh: “Apakah Anda makan jeruk, apel, maupun pisang?

Guru: “Iya.”

Syeikh: "Apakah ada ayat yang menyebutkan bahwa jeruk, apel maupun pisang itu halal?

Guru: “Tidak ada.”

Syeikh : “Bagaimana tidak ada, bagaimana Al Qur’an tidak menyebutkan mana yang halal dan mana yang haram, padahal Qur’an itu pedoman umat. Coba perhatikan firman Allah Ta’ala dalam surat al-A’raf:
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan MENGHALALKAN bagi mereka segala yang BAIK dan MENGHARAMKAN bagi mereka segala yang BURUK..(QS al A’raf 157).”
Maka segala yang baik semisal daging, jeruk, apel, susu dan lain lain itu termasuk yang baik-baik sehingga termasuk yang dihalalkan. Adapun yang buruk-buruk, maka Allah mengharamkannya.”

Guru: “Menurut kami, rokok itu termasuk thayyibaat (yang baik-baik), meskipun menurut Anda tidak baik.”

Syeikh: “Anda punya istri?

Guru: “Ya…”

Syeikh: “Anda punya anak?

Guru: “Ya…”

Syeikh: “Jika kaulihat anakmu mengunyah permen, apakah kamu ridha?

Guru: “Ya, tidak masalah…

Syeikh: “Kalau kaulihat anakmu sedang menghisap rokok, apakah kamu ridha?

Guru : “Tidak…”

Syeikh : “Kenapa?

Guru: “Karena itu tidak baik (yakni termasuk sesuatu yang buruk).”

Jika itu sesuatu buruk, bukankah masuk yang haram? Bagaimana pula jika yang merokok itu istrimu?

Tiba-tiba sang guru mengeluarkan bungkusan rokok dari sakunya, ia meremas dengan tangannya lalu menginjak dengan kakinya, lalu ia berkata,

Mulai sekarang wahai Syeikh, saya bertaubat kepada Allah dari rokok.”

4 Wanita Calon Penghuni Surga dan Neraka

Dari berbagai keterangan yang ada, surga dan neraka dihuni oleh beberapa tipe wanita. Berikut tipe dan karekter wanita calon penghuni surga dan neraka.


4 Wanita Calon Penghuni Surga:
  • Wanita yang menjaga diri dari perbuatan yang haram, berbakti pada Allah swt, Rasul dan suaminya.
  • Wanita yang menerima dengan senang hati keadaan serba kekurangan suaminya, banyak keturunannya serta penyabar.
  • Wanita yang memiliki sifat pemalu dan jika suaminya pergi ia menjaga diri dan harta suaminya. Jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perbuatan yang tidak layak.
  • Wanita yang ditinggal mati suaminya dan mempunyai anak masih kecil lalu menahan dirinya untuk menikah lagi karena ingin mengurus anak-anak dan mendidik serta memperlakukannya dengan baik, dan bersedia menikah lagi karena khawatir anaknya akan sia-sia/ terlantar.
4 Wanita Calon Penghuni Neraka (kecuali telah bertobat):
  • Wanita yang mulutnya jelek pada suaminya dan jika suaminya pergi ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminya datang ia memaki/ memarahinya.
  • Wanita yang memaksa suaminya membeli apa yang suaminya tidak mampu.
  • Wanita yang tidak menutupi dirinya dari laki-laki lain dan keluar rumah dengan menampakkan perhiasan dan kecantikannya untuk menarik perhatian laki-laki lain.
  • Wanita yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur serta tidak berbakti pada Allah swt dan suaminya.

Tampilan Fisik Ustad yang Berubah

Cerita ini diawali dari perayaan Idul Adha pada kampung di pinggir sebuah kota besar. Seperti biasa, Orang-orang kaya di kampung itu selalu berlomba-lomba memberi sapi dan kambing sebagai korban. Dan sesuai dengan kebiasaan pula, sesudah Maghrib selalu diadakan semacam perayaan dan pengajian Idhul Adha.


Seorang ustad yang cukup terkenal didatangkan dari kampung lain untuk memberi ceramah. Sesudah dipanggil oleh pembawa acara, sang ustad naik ke mimbar. Ustad itu mengenakan baju muslim lengkap. Baju koko yang disetrika licin, sarung, dan peci telah terpakai manis ditubuhnya.

Sambil tersenyum, sang ustad tadi bertanya kepada yang hadir di situ, 

Coba tebak, apa agama saya?” 

Sambil senyam-senyum hadirin itu serentak menjawab, “Islaaam..!!!” 

Lalu Ustad melepas pecinya. Kemudian bertanya lagi,

Apa agama saya?” 

Hadirin pun menjawab lagi, “Islaaam..

Sang ustad melepas baju kokonya dan berganti dengan t-shirt lusuh. Tidak hanya itu, ia juga melepas sarungnya. Ternyata dia masih menggunakan celana pendek selutut dibalik sarung tersebut. Sekarang sang ustad hanya memakai t-shirt lusuh dan celana pendek selutut.

Kemudian ia melontarkan pertanyaan retoris pada hadirin, 

Apakah anda semua masih yakin saya Islam?”. 

Belum sempat para hadirin menjawab, sang ustad berkata lagi,

Seperti inilah cara Tuhan melihat umatnya… khotbah selesai, sekian dan terima kasih.” 

Sambil tersenyum ustad itu turun dari mimbar diiringi puluhan mata yang menatapnya sambil tertegun dan bingung.

******

Cerita diatas merupakan salah satu cara pengajaran yang cukup nakal tapi cerdas. Lewat bergantinya aksesoris yang ustad pakai, ia berharap  hadirin bisa memahami sesuatu yang memang tidak bisa diungkapkan kata-kata. Secara tidak langsung Ustad tersebut mengajarkan kepada jamaah bahwa tampilan fisik manusia yang berubah tidak akan menghilangkan identitas seseorang di mata sang pencipta.
Mudah-mudahan sebagai hamba yang selalu mengimani sang pencipta, walaupun berbeda dalam status sosial, jenis pekerjaan dan strata sosial, kita bisa senantiasa istikomah untuk selalu melaksanakan ibadah kita yang terbaik untuk menggapai ridho-NYA, Amin...

Kisah Lelaki yang Tidak Memiliki Email

Ada seorang laki-laki pengangguran yang melamar pekerjaan dengan posisi sebagai 'office boy' di perusahaan Microsoft. Manajer SDM disana pun segera mewawancarainya. Berikut kutipan pembicaraan mereka:

Manajer SDM: "Silahkan isi alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja."

Lelaki pengangguran: "Tapi saya tidak punya komputer bahkan email, maafkan saya.."

Manajer SDM: "Jika anda tidak memiliki email, itu berarti anda tidak memenuhi persyaratan untuk bisa diterima di perusahaan ini"


Lelaki pengangguran itu sangat sedih sekali, dia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dengan hanya memiliki uang $10 di saku, ia lalu memutuskan untuk pergi ke pasar dan membeli 10 kg tomat. Dia kemudian menjual kembali tomat tersebut dengan berkeliling dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia ternyata berhasil melipatgandakan modalnya.

Keesokan harinya ia mengulangi penjualannya dengan berkeliling dan pulang dengan uang $60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat setiap hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya. Hari demi hari uang keuntungan yang didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari.

Tak lama, ia kemudian bisa membeli mobil, truk dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri. 5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa. Dia memanggil broker asuransi dan memilih rencana perlindungan. Berikut percakapan mereka:

Broker: "Pak, boleh minta email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi?"

Pria sukses: "Aku tidak punya email"

Broker: "Bapak tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah bapak membayangkan apa yang akan terjadi jika bapak memiliki email?"

Pria sukses: Pria itu berpikir sejenak lalu kemudian menjawab "Ya, aku akan menjadi seorang `Office Boy` di perusahaan Microsoft"

*****
"Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal. Ketika satu pintu tertutup, pintu yang lain dibukakan. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka"

Masih Ada Seribu Alasan untuk Tersenyum

Seorang anak buta duduk bersila disebuah tangga pintu masuk pada sebuah supermarket. Yup, dia adalah pengemis yang mengharapkan belas kasihan dari para pengunjung yang berlalu lalang di depannya. Sebuah kaleng bekas berdiri tegak di depan anak itu dengan hanya beberapa keping uang receh di dalamnya, sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan “Saya buta, kasihanilah saya.” 


Ada Seorang pria dewasa yang kebetulan lewat di depan anak kecil itu. Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh, lalu memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak, pria kaya itu memandang dan memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan. Seperti sedang memikirkan sesuatu, dahinya mulai bergerak-gerak.

Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya, dan menuliskan beberapa kata diatasnya. Sambil tersenyum, pria dewasa itu kemudian mengembalikan papan tersebut, lalu pergi meninggalkannya. Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu.

Beberapa waktu kemudian pria dewasa itu kembali menemui si anak lalu menyapanya. Si anak berterima kasih kepada pria itu, lalu menanyakan apa yang ditulis sang pria di papan miliknya. Pria itu menjawab, “Saya menulis, ‘Hari yang sangat indah, tetapi saya tidak bisa melihatnya.’ Tulisan tersebut hanya ingin mengutarakan betapa beruntungnya orang yang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur.”

Pria itu melanjutkan kata kata motivasinya,
Selain untuk menambah penghasilanmu, saya ingin memberi pemahaman bahwa ketika hidup memberimu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa masih ada 1000 alasan untuk tersenyum.“

Masalah Kecil yang Berbuntut Petaka

Pada suatu hari, seekor tikus sedang mencari makan. Seperti biasa, dia menyelinap masuk ke dalam gudang. Saat sibuk meraba-raba gudang yang gelap, tikus menemukan sebongkah keju yang sangat besar. Tapi sayang, ternyata keju tersebut melekat pada sebuah jebakan tikus. Sebuah perangkap yang mampu menghancurkan tubuhnya dalam satu detik saja.

Merasa cemas dengan adanya jebakan itu, tikus lalu menemui ayam.

Hei, di gudang ada jebakan tikus! berhati-hatilah saat memasuki gudang!” seru tikus.

Saya tahu kalau ini adalah masalah besar bagi kamu.” Jawab ayam, “Tetapi maaf, itu bukan urusanku. Aku tidak terganggu dengan jebakan itu.”

Tidak puas dengan jawaban ayam, tikus kemudian menemui kambing. 

Maaf, ya!” Kambing itu berkata, “Saya tidak bisa berbuat banyak. Sebaiknya kau berdoa saja agar keju itu lepas dari jebakannya.” kata si kambing.

Tikus pun merasa sangat kesal dengan jawaban kambing. Ia kemudian menemui sapi untuk memberinya peringatan. Lagi-lagi tikus mendapat jawaban yang sama, 

Maaf, ya.” kata sapi sambil tertawa, “Jebakan sekecil itu tidak berarti apa-apa bagi tubuhku yang sebesar ini. Saya tidak merasa terganggu dengan adanya jebakan itu.”

Karena bosan tidak diperhatikan, kemudian tikus meninggalkan gudang dan mencari makan di tempat lain.

******

Saat tengah malam, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras. “Praaaaaak…” Jebakan tikus itu sepertinya telah menemukan mangsanya. Mendengar suara ini, istri sang petani langsung terbangun dan berlari ke gudang. Tetapi karena gelap, istri petani tersebut tidak menyadari bahwa yang tertangkap di jebakan tersebut adalah seekor ular berbisa. Ular itu lalu menggigitnya. Istri petani pun menjerit-jerit kesakitan.

Melihat keributan itu sang petani segera berlari menuju dapur. Ia menemui istrinya sudah pingsan tergigit ular. Kemudian ia membawa istrinya untuk berobat.

Esok paginya, tubuh si istri masih demam. Maka petani itu memutuskan untuk menyembelih si ayam untuk dibuat sup kesukaan istrinya.

Selama istrinya sakit berhari-hari, banyak sekali tetangga yang menungguinya. Petani itu lalu menyembelih kambingnya. Daging kambing tersebut kemudian dibuat sate untuk hidangan bagi para tamu.

Setelah lebih dari seminggu sakit, sang istri akhirnya meninggal dunia. Banyak sekali orang yang hadir di pemakamannya. Akhirnya sang petani memutuskan untuk menyembelih satu-satunya sapi miliknya. Daging sapi itu dibuat berbagai masakan sebagai hidangan bagi para tamu yang telah hadir di pemakaman istrinya.
(Author unknown, from Joke du Jour, 2001)

******

Hidup adalah sebuah perputaran atau yang biasa disebut siklus Quantum. Masalah dan ancaman yang diderita orang lain dapat menjadi rantai yang akhirnya menimpa diri kita. Maka, keep the arms wide open and show your love; Buka lebar tanganmu dan tunjukkan cintamu pada sesama.